Cari Blog Ini

Jumat, 14 November 2014

Pengertian Zakat dan macam-macamnya

                                                      Pengertian Zakat & contoh-contohnya

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ,pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang pengertian zakat dan macam-macam zakat.

Pengertian Zakat

 Kata zakat,menurut bahasa pengertiannya ialah tumbuh atau bersih/suci. pengertian zakat menurut istilah syara' ialah mengeluarkan sebagian harta tertentu untuk dibagikan kepada orang yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat dan ketentuan lain.
       Zakat termasuk salah satu rukun islam yang kelima,hukumnya wajib bagi muslim yg telah mencukupi syaratnya. Allah swt. berfirman:

                                             
    (an-Nisa:77)وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
  Artinya
  "Laksanakanlah shalat dan tunaikanlah zakat!"(An-Nisa:77)

       
      Dalil yang menyatakan bahwa zakat adalah salah satu rukun islam ialah hadis ibnu umar sebagaimana yang telah dikemukakan pada uraian yang lalu. Zakat ada dua macam yaitu zakat fitrah dan zakat harta.
                                                                                                                               

                                                              animasibergerak.net                


 Zakat Fitrah

1.  Pengertian Zakat fitrah 

       Zakat fitrah pengertiannya menurut bahasa ialah zakat yang wajib dikeluarkan pada hari raya Idul Fitri. pengertian zakat fitrah menurut istilah ialah zakat yang wajb dikeluarkan bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan, besar,kecil,orang merdeka atau budak yang memiliki kelebihan makanan bagi dirinya dan keluarganya pada hari raya Idul Fitri.

2.  Syarat Wajib Zakat Fitrah

Zakat fitrah wajib dilaksanakan bagi orang-orang yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

A .Orang islam
    Dengan demikian orang yang tidak beragama islam tidak wajib membayar zakat.

B. Orang itu ada (hidup)  pada waktu terbenam matahari malam 1 syawal.
     dengan demikian orang yang meninggal sebelum terbenam matahari malam idul fitri ia tidak wajib Membayar zakat fitrah. Adapun kekayaan untuk keperluan sehari-hari seperti meja, kursi , lemari tidak perlu dijual untuk membayar zakat fitrah. orang yang wajib membayar zakat fitrah untuk keluarganya dan      Orang-orang yang menjadi tanggungannya

Waktu Pembayaran zakat fitrah ialah sejak awal bulan ramadan sampai dengan sebelum pelaksanaan shalat Idul fitri.
 Mustahik Zakat Fitrah ialah orang yang berhak menerima zakat. Mustahiq zakat fitrah ialah golongan orang-orang miskin
Harta yang dikeluarkan untuk zakat fitrah ialah makanan yang menguatkan yang bisa dimakan sehari-hari dan boleh dibayarkan berupa uang senilai dengan bahan makanan tersebut.

Pengertian Zakat Harta

Zakat harta ialah kegiatan menyalurkan sebagian harta kekayaan berupa binatang ternak, hasil tanaman (buah-buahan) , emas dan perak , harta perdagangan dan kekayaan lain , diberikan kepada orang yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat ketentuan lain.

Syarat Wajib Zakat Harta :

a          Islam
b.           Balig
c.           Berakal
d.           Merdeka
e.           Milik Sendiri
f.            Mencapai Satu Nishab
g.           Mencapai satu tahun (haul) kecuali buah-buahan (pertanian) dan temuan  

Harta Kekayaan yang wajib dizakati:

a.          Emas, perak, dan mata uang                     

b.          Hasil perdagangan
c.          Hasil tanaman (buah-buahan dan biji-bijian
d.          Binatang ternak
e.          Harta temuan

Mustahik Zakat Harta Ada 8 ashnaf (golongan) yaitu

a.        Orang fakir
b.        Orang miskin
c.        Amil
d.        Mualaf
e.        Budak
f.         Gharim
g.        Sabilillah
h.        Ibnu Sabil

  • ZAKAT UANG SIMPANAN
Banyak urusan bisnis yang menggunakan mata uang sebagai alat pertukarannya, Setiap negara mempunyai nilai mata uangnya sendiri yang disandarkan kepada nilai tukar emas.
DALIL WAJIB ZAKAT UANG SIMPANAN “Saiidina Ali telah meriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda: Apabila kamu mempunyai (uang simpanan) 200 dirham dan telah cukup haul (genap setahun) diwajbkan zakatnya 5 dirham, dan tidak diwajibkan mengeluarkan zakat (emas) kecuali kamu mempunyai 20 dinar dan telah cukup haulnya diwajibkan zakatnya setengah dinar. Demikian juga kadarnya jika nilainya bertambah dan tidak diwajibkan zakat dalam sesuatu harta kecuali genap setahun”. (HR Abu Daud)
SYARAT WAJIB ZAKAT UANG SIMPANAN

  1. Islam
  2. Merdeka
  3. Milik sendiri
  4. Cukup haul
  5. Cukup nisab
  • ZAKAT EMAS dan PERAK
Sejarah telah membuktikan bahwa emas dan perak merupakan logam berharga. Sangat besar kegunaannya yang telah dijadikan uang dan nilai/alat tukar bagi segala sesuatu sejak kurun-kurun waktu yang lalu.
Dari sisi ini, syari’at memandang emas dan perak dengan pandangan tersendiri, dan mengibaratkannya sebagai suatu kekayaan alam yang hidup. Syari’at mewajibkan zakat keduanya jika berbentuk uang atau leburan logam, dan juga benbentuk bejana, souvenir, ukiran atau perhiasan bagi pria. Firman Allah :Dan oarang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka : “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”.
Sabda Rasulullah yang maksudnya sebagai berikut : Setiap pemilik emas dan perak yang tidak menunaikan haknya, maka pada hari kiamat dijadikan kepingan lalu dibakar dalam api neraka.

SYARAT WAJIB ZAKAT EMAS DAN PERAK.

  1. Islam
  2. Merdeka
  3. Milik sendiri
  4. Cukup nisabnya
  5. Cukup haul (setahun).
(Nisab emas adalah 20 misqal atau 85 gram emas. Nisab perak adalah 200 dirham atau 595 gram perak ).
  • ZAKAT PENDAPATAN/PROFESI
Barang kali bentuk penghasilan yang paling menonjol pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. Zakat pendapatan atau profesi telah dilaksanakan sebagai sesuatu yang paling penting pada zaman MUAWIYAH DAN UMAR BIN ABDUL AZIZ. Zakat jenis ini dikenal dengan nama Al-Ata’ dan dizaman modern ini dikenal dengan “Kasbul Amal”. Namun akibat perkemabangan zaman yang kurang menguntungkan ummat Islam, maka zakat jenis ini kurang mendapat perhatian. Sekarang sudah selayaknya jika mulai digalakkan kembali, kerena potensinya yang memang cukup besar.
DALIL WAJIB ZAKAT PROFESI/PENDAPATAN
Firman Allah : Hai orang-orang yang beriman, keluarkanlah/nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu (Surat Al-Baqarah 2 : 267). Dalam ayat tersebut, Allah menjelaskan bahwa segala hasil usaha yang baik-baik wajib dikeluarkan zakatnya. Termasuk pendapat para pekerja dari gaji atau pendapatan dari profesi sebagai dokter, konsultan, seniman, akunting, notaris, dan sebagainya. Imam Ar-Razi berpendapat bahwa konsep “hasil usaha” meliputi semua harta dalam konsep menyeluruh yang dihasilkan oleh kegiatan atau aktivitas manusia.

SYARAT WAJIB ZAKAT PENDAPATAN


  1. Islam
  2. Merdeka
  3. Milik Sendiri
  4. Hasil usaha yang baik sebagai sumber zakat. Hasil usaha tersebut termasuk pendapatan, yang terdiri dari kumpulan Honor, Gaji, Bonus, Komisi, Pemberian, pendapatan profesional, Hasil sewa dan sebagainya. Para Fuqoha menerangkan bahwa semua pendapatan tersebut sebagai “Mal Mustafad” yaitu perolehan baru yang termasuk dalam sumber harta yang dikenakan zakat.
  5. Cukup Nisab. Nisab bagi zakat pendapatan/profesi ini merujuk kepada nilai 85 gram emas, dengan harga saat ini. Biasanya pendapatan/gaji selalu diterima dalam bentuk mata uang, untuk itu zakatnya disandarkan kepada nilai emas.
  6. Cukup Haul. Kontek haul dalam zakat pendapatan adalah jarak masa satu tahun adalah merupakan jarak pengumpulan hasil-hasil yang diperoleh dari berbagai sumber selama satu tahun. Sebab roh yang sangat penting dari zakat pendapatan ini dilihat dari harta perolehan atau penghasilan dan bukannya persoalan harta uang simpanan. Jadi makna haul disini adalah jarak pengumpulan pendapatan selama satu tahun dan bukannya lamanya menyimpan selam setahun seperti zakat harta simpanan.

  • ZAKAT SAHAM dan OBLIGASI

  1. Saham adalah hak pemilikan tertentu atas kekayaan suatu perseroan terbatas (PT) atau atas penunjukan atas saham tertentu. Tiap saham merupakan bagian yang sama atas kekayaan itu.
  2. Obligasi adalah kertas berharga (semacam cek) yang berisi pengakuan bahwa bank, perusahaan, atau pemerintah berhutang kepada pembawanya sejumlah tertentu dengan bungan tertentu pula
  3. Saham dan Obligasi adalah kertas berharga yang berlaku dalam transaksi-transaksi perdagangan khusus yang disebut BURSA EFEK.
  4. Cara menghitung zakat Saham dan Obligasi adalah 2.5 % atas jumlah terendah dari semua saham/obligasi yang dimiliki selama setahun, setelah dikurangi atau dikeluarkan pinjaman untuk membeli saham (jika ada).
DALIL DAN SYARAT WAJIB ZAKAT SAHAM.
Dalil dan syarat wajib mengeluarkan zakat saham atau obligasi sama seperti dalil dan syarat wajib atas zakat uang simpanan diatas.

  • ZAKAT AN’AM (BINATANG TERNAK)
Binatang Ternak yang wajib dizakati meliputi Unta, sapi, kerbau dan kambing. Syarat wajib zakat atas pemilik binatang tersebut adalah :

  1. Islam,
  2. Merdeka,
  3. 100 % milik sendiri, sampai hisab (batas)nya dan telah dimiliki selama satu tahun. Dijelaskan dalam Hadist, “Tidaklah wajib zakat pada harta seseorang sebelum satu tahun dimilikinya.” (H.R. Daruquthni)
  4. Digembalakan dirumput tanpa beli.
Binatang yang dipakai membajak sawah atau menarik gerobak tidak wajib dikenakan zakat. ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW. “Tidaklah ada zakat bagi sapi yang dipakai bekerja.” (H.R. Abu Daud dan Daruquthni).

Manfaat pemberian zakat antara lain :
  1. Mempererat hubungan si kaya dan si miskin.
  2. Agar tidak terjadi kejahatan dari orang – orang miskin dan susah yang dapat merusak ketertiban masyarakat. Firman Allah SWT, “Sekali-kali janganlah orang – orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka.” (Q.S. Ali Imran : 180)
  3. Guna membersihkan diri. Firman Allah SWT, “Ambillah zakat dari sebagian harta meraka. dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoakanlah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman mereka dan Allah Maha mendengar lagi mengetahui.” (Q.S. At Taubah: 103).
Sekian yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan apa yang telah saya sampaikan ada manfaatnya khususnya buat saya sendiri umumnya buat antum sekalian,jika ada salah kata tolong dimaafkan,

  
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar